top ear
Ilustrasi pasien positif Covid-19. Foto swab test di Urumqi, Xinjian, China, 19 Juli, 2020. (Reuters)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi pasien positif Covid-19. Foto swab test di Urumqi, Xinjian, China, 19 Juli, 2020. (Reuters)

21 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Klaten dalam Sehari, 1 Meninggal Dunia

Jumlah kasus baru Covid-19 di Kabupaten Klaten bertambah 21 dalam sehari pada Kamis (29/10/2020) dengan satu korban jiwa di antaranya.
Diterbitkan Kamis, 29/10/2020 - 20:05 WIB
oleh Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN — Jumlah kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bertambah 21 orang pada Kamis (29/10/2020). Dari jumlah itu, satu orang di antaranya meninggal dunia.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Klaten mengumumkan penambahan 21 pasien itu berasal dari 11 kecamatan. Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial MD, 34, laki-laki dari Kecamatan Klaten Utara yang meninggal dunia pada 25 Oktober 2020. Pasien lain dari Klaten Utara dan kini menjalani perawatan yakni AS, 75, laki-laki.

Ada penambahan pasien dari Kecamatan Ceper masing-masing berinisial MFP, 8, laki-laki; W, 52, laki-laki; H, 28, perempuan; L, 30, perempuan, dan WPL, 28, perempuan. Ada penambahan pasien dari Kecamatan Trucuk masing-masing berinsial G, 44, perempuan dan W, 55, laki-laki.

Penambahan pasien dari Kecamatan Prambanan masing-masing berinisial HAA, 13, laki-laki dan RSA, 19, perempuan. Penambahan satu pasien dari Kecamatan Kalikotes berinisial AAU, 20, laki-laki.

Sementara, ada satu penambahan pasien dari Kecamatan Delanggu berinisial ER, 64, perempuan. Dari Kecamatan Polanharjo juga ada penambahan satu pasien berinisial P, 55, laki-laki. Sementara, dari Kecamatan Karangdowo penambahan pasien berinisial K, 50, laki-laki, dan penambahan satu pasien dari Kecamatan Juwiring berinisial THS, 35, perempuan.

Dari Kecamatan Klaten Tengah ada penambahan satu pasien berinisial DK, 28, perempuan dan penambahan satu pasien dari Kecamatan Klaten Selatan berinisial S, 47, laki-laki.

Satgas Penanganan Covid-19 Klaten juga mengumumkan ada penambahan dua kasus baru dari unsur tenaga kesehatan (nakes) dari hasil screening di Puskesmas Trucuk II dan Ceper.

Human Error Jadi Penyebab Kebakaran Pabrik di Sragen, Kerugian Belum Diketahui

Nakes terpapar virus corona itu masing-masing berinisial H, 51, perempuan dari Kecamatan Trucuk dan AM, 41, perempuan dari Kecamatan Klaten Utara.

Dari penambahan kasus terkonfirmasi positif itu, ada delapan kasus yang diduga terpapar saat melakukan aktivitas sehari-hari dan bekerja di Klaten, empat kasus dimungkinkan terpapar saat berada di luar daerah, serta sembilan kasus lainnya merupakan kontak erat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya.

Saat ini, ada tujuh orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan 13 orang menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis.

Terkait kasus terkonfirmasi dari hasil screening nakes di Puskesmas Trucuk II dan Ceper, Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan sudah dilakukan upaya mencegah persebaran Covid-19.

"Dari puskesmas sudah koordinasi dengan Satgas kabupaten dan satgas kecamatan. Kasus terkonfirmasi dilakukan isolasi mandiri. Dari puskesmas juga melakukan koordinasi internal. Ada pemetaan tenaga yang ada untuk pelayanan di puskesmas. Kemudian dilakukan tracing kontak dan kontak erat diminta karantina mandiri dan swab. Selain itu dilakukan disinfeksi ruangan puskesmas," kata Cahyono, Kamis.


Editor : Profile Ginanjar Saputra
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini