INFO MUDIK 2015 : Lingkar Delanggu Klaten Tak Bisa Dilintasi Saat Mudik

Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos - Solopos.com
Jumat, 19 Juni 2015 - 02:10 WIB

SOLOPOS.COM - Truk-truk mendominasi jalur lingkar Delanggu, Klaten, Selasa (20/11/2012). Warga setempat meminta Dinas Perhubungan menambah rambu peringatan batas kecepatan dan menambah petugas untuk menjaga jalur ini karena rawan kecelakaan. (JIBI/SOLOPOS/Moh Khodiq Duhri)

Info mudik 2015 dari jalur lingkar Delanggu, Klaten dipastikan tak rampung pada arus mudik mendatang.

Solopos.com, KLATEN – Proyek perbaikan jalur lingkar Delanggu dipastikan tak rampung pada arus mudik mendatang. Alhasil, guna mengantisipasi kemacetan di ruas jalan raya Jogja-Solo wilayah Delanggu, pemkab bersama kepolisian memetakan jalur alternatif lain.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, Abdul Mursyid, mengatakan nilai kontrak atas proyek itu sekitar Rp7,7 miliar. Dana digunakan betonisasi jalan serta pembuatan saluran drainase di jalur itu. “Untuk saat ini proyek sudah dimulai,” ujar dia saat ditemui Kamis (18/6/2015).

Ia mengatakan dari total ruas jalur lingkar Delanggu yakni 3,5 kilometer (km), baru ruas jalan sepanjang 1,8 km yang bisa diperbaiki tahun ini. Disinggung kesiapan jalur itu menjelang musim mudik Lebaran, Mursyid memastikan perbaikan tak rampung hingga H-7 Lebaran atau pada Sabtu (11/7/2015).

“Saat H-7 pelaksanaan belum selesai. Umur beton diperkirakan belum cukup, sehingga jalur alternatif tidak bisa dilintasi. Seluruh kendaraan tetap dilewatkan di jalur tengah [jalan raya Jogja-Solo]. Ini sudah kami sampaikan ke Dinas Perhubungan [Dishub] dan polres,” katanya.

Sementara itu, terkait perbaikan jalan sepanjang 2015, Mursyid menerangkan dana yang dialokasikan mencapai Rp40 miliar. Dana itu untuk perbaikan 32 ruas jalan kabupaten. Sementara, untuk pemeliharaan jalan seperti penambalan jalan berlubang, pemkab mengalokasikan dana senilai Rp7 miliar. Dana itu digunakan untuk pemeliharaan 30 ruas jalan. “Untuk pemeliharaan jalan sudah dimulai sejak pekan lalu,” katanya.

Salah satu ruas jalan yang diperbaiki yakni Pakisan-Posis. Jalan sepanjang 368 meter diperbaiki dengan betonisasi jalan. Dana yang dialokasikan guna perbaikan jalaur itu diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar. “Di Klaten sudah ada 25 km yang dibeton sejak 2009. Memang investasinya besar, tetapi sampai lima tahun usia jalan tidak perlu ada pemeliharaan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dishub Klaten, Bambang Giyanto, menjelaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas Polres Klaten untuk mengupayakan jalur alternatif lain. Ia tak menampik kemacetan parah tak bisa dihindarkan ketika tak ada jalur alternatif lain di wilayah itu. “Tetap kami carikan solusi. Nanti segera kami petakan jalur alternatif lain yang memungkinkan untuk dilintasi,” ujar dia.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif