[ X ] CLOSE

2 Trafo di Gemolong Sragen Kobong dalam Sepekan, Warga Sampai Panik

Terbakarnya trafo itu sempat membuat jaringan listrik di area Gemolong mati namun berkat kesigapan petugas, api yang membakar trafo bisa dipadamkan.
2 Trafo di Gemolong Sragen Kobong dalam Sepekan, Warga Sampai Panik
SOLOPOS.COM - Petugas damkar memadamkan api yang membakar transformator di depan Luwes Gemolong, Kamis (6/5/2021) malam. (Istimewa-dok. Dinas Satpol PP Damkar Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Dua unit transformator atau trafo yang terpasang di jaringan listrik PLN di Kecamatan Gemolong, Sragen, terbakar dalam sepekan terakhir. Terbakarnya dua trafo itu mengakibatkan kepanikan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, trafo pertama yang kobong berlokasi di depan SDN 1 Gemolong pada Jumat (30/4/2021) lalu sekitar pukul 11.54 WIB. Pada saat itu, warga dibuat panik dengan kemunculan percikan api dari trafo itu.

Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sragen.

Baca juga: Ganjar Pranowo Cek Exit Tol, Rombongan Pengantin Klaten Disetop di Sragen

Tak lama berselang, petugas damkar dari posko Gemolong bersama petugas dari PLN tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman api. Namun demikian, akses jalan yang terlalu padat oleh kendaraan sempat menyulitkan petugas untuk menjangkau lokasi.

Selanjutnya berkat kesigapan petugas, trafo yang terbakar di Gemolong itu akhirnya bisa padam. Terbakarnya trafo itu sempat membuat jaringan listrik di area Gemolong mati.

Swalayan Dipadati Pengunjung

Sementara trafo kedua yang terbakar berlokasi di jalan Gemolong-Karanggede, tepatnya di Desa Kwangen, pada Kamis (6/5/2021)  malam sekitar pukul 18.50 WIB. Trafo bertegangan tinggi yang terbakar itu tepatnya berlokasi di depan swalayan Luwes Gemolong.

Baca juga: Berawal Muncul Asap dari Plafon, Rumah Warga Kalijambe Sragen Terbakar

Saat kejadian kebakaran trafo, swalayan itu tengah dipadati pengunjung yang ingin berbelanja untuk keperluan Lebaran. Terbakarnya trafo itu membuat warga, termasuk para pengunjung swalayan Luwes Gemolong menjadi panik.

Para petugas damkar dari Posko Gemolong dan PLN yang mendapat laporan itu kembali turun tangan untuk memadamkan api.

“Belum diketahui indikasi sumber api dari dua trafo yang terbakar itu. Dampaknya membuat kepanikan warga,” jelas Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Sragen, Samsuri, melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Anton Sujarwo, kepada Solopos.com, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: 78 Ekor Anjing yang Gagal Diselundupkan Warga Sragen ke Solo Awalnya Mau Dibuat Sengsu

 



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago