top ear
Arif Sahudi (dua dari kanan) saat menunjukkan surat permohonan praperadilan dengan termohon kapolsek Klaten kota di Klaten Tengah, Rabu (21/10/2020). (Solopos/Ponco Suseno)
  • SOLOPOS.COM
    Arif Sahudi (dua dari kanan) saat menunjukkan surat permohonan praperadilan dengan termohon kapolsek Klaten kota di Klaten Tengah, Rabu (21/10/2020). (Solopos/Ponco Suseno)

2 Penangkap Maling Sepeda di Klaten Ditahan, Pengacara Minta Ini

Pengacara dua penangkap maling sepeda di Klaten mengajukan permohonan pengalihan penahanan.
Diterbitkan Sabtu, 24/10/2020 - 19:00 WIB
oleh Solopos.com/Ponco Suseno
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN – Penangkap maling sepeda yang ditahan aparat penegak hukum (APH) mengajukan permohonan pengalihan jenis penahanan ke Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Jumat (23/10/2020).

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan dua penangkap maling di Klaten, Sapto dan Rohmad, bakal memasuki masa sidang perdana, 4 November 2020 mendatang.

"Kami minta pengalihan jenis tahanan. Saat ini [Sapto dan Rohmad] kan sudah ditahan [dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II B Klaten]. Kami berharap bisa dialihkan menjadi tahanan kota," kata M Rohmidi Srikusuma, kepada Solopos.com, Sabtu (24/10/2020).

Buang Air di Pinggir Perahu, Nelayan Kendal Tenggelam

M Rohmidi Srikusuma, mengatakan ada beberapa alasan yang mendesak agar pengalihan penahanan segara dilakukan. Di antaranya, Sapto dan Rohmad tidak perlu dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau pun mengulangi tindakan pidana di waktu mendatang. Selanjutnya, keduanya merupakan tulang punggung keluarga.

"Alasan ketiga, [Sapto dan Rohmad] selalu proaktif selama menjalani pemeriksaan," katanya.

Sebagaimana diketahui, Sapto dan Rohmad merupakan penangkap maling sepeda angin di Getasan, Glodogan, Klaten Selatan, sekitar 1,5 tahun lalu. Waktu itu, Sapto dan Rohmad menangkap Londo. Belakangan diketahui, Londo ternyata mengalami gangguan jiwa.

ABY Cabup 3 Klaten Datang ke Bawaslu di Siang Bolong, Ada Apa?

Dalam perkembangannya, Sapto dan Rohmad dilaporkan balik terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Londo. Akibat penganiayaan yang dilakukan Sapto cs, Londo mengalami luka serius sehingga harus melakukan perawatan medis.

Sapto dan Rohmad dijerat Pasal 170 jo 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Dua penangkap maling sepeda di Klaten itu ditahan penyidik Kejari sejak 7 Oktober 2020.

Adapun pelapor kasus penganiayaan yang dilakukan Sapto dan Rohmad adalah Slamet yang dikenal sebagai ayah Londo.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini