Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

2 Anaknya Jadi Pemulung Di Solo, Begini Penjelasan Ibunda Bagas-Risky

Ibunda Bagas dan Risky, Ani, menceritakan kondisi keluarga dan dua anaknya yang menjadi pemulung di Solo.
SHARE
2 Anaknya Jadi Pemulung Di Solo, Begini Penjelasan Ibunda Bagas-Risky
SOLOPOS.COM - Bagas si bocah pemulung dan ibunya yang menggendong adiknya memunguti botol bekas di sisi utara Terminal Tirtonadi, Solo, Minggu (26/6/2022). (Solopos/Siti Nur Azizah)

Solopos.com, SOLO — Bagas, bocah pemulung yang viral beberapa waktu terakhir terlihat membantu ibunya memunguti sampah di kawasan Terminal Tirtonadi, Solo, Minggu (26/6/2022). Saat itu baru saja ada acara kontes motor CB yang diikuti ratusan peserta di tempat tersebut.

Saat itu, sang ibu, Ani Sri Andani, tampak menggendong anak bontotnya di punggung menggunakan kain jarit. Sementara Bagas yang mengenakan kaus biru dan celana panjang sobek berjalan tanpa alas kaki.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Saat diwawancarai Solopos.com, Ani mengaku sebenarnya sudah melarang Bagas untuk ikut mencari rongsok hari itu. Namun, Bagas tetap ingin ikut. Ani pun tak kuasa melarang.

Pantauan Solopos.com, selain menggendong anak bontotnya, Ani menenteng karung goni berukuran 100 kg. Sementara Bagas yang viral karena menjadi pemulung di Pasar Klewer, Solo, membantu memunguti sampah di kawasan terminal sisi utara.

Ani tampak cekatan memunguti gelas plastik yang masih memiliki nilai ekonomi sembari menggendong anaknya di punggungnya. Ani sempat menceritakan tentang kedatangan petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Solo maupun Boyolali di rumah indekosnya di Gilingan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Sedih! Bocah 7 Tahun Berkeliaran Jadi Pemulung Di Jalanan Nusukan Solo

Ani mengatakan sejak didatangi petugas dinas di indekosnya, ia tak pernah mengajak Bagas maupun Risky untuk memulung sampah. “Lha niku wonten konser niku ah eman-eman nggolek botol, metu, aku ngoten [Nah, ada kontes CB tadi, ah sayang, nyari botol bekas, keluar, saya gitu],” ucapnya.

Ani mengaku sudah memperingatkan Bagas untuk tidak ikut memulung di Terminal Tirtonadi Solo, namun Bagas tetap bersikeras ikut menemani ibunya menjadi pemulung. Bagas berhasil meyakinkan ibunya bahwa hari itu Minggu dan petugas dinas tidak mengawasi. Hingga akhirnya Ani memperbolehkan Bagas ikut memulung.

Kebutuhan Jajan

“Wes neng omah, ‘Ora-ora, dinas ora mangkat dina Minggu’, ngoten niku i,” kata Ani menirukan perkataan Bagas. Ani menceritakan kebutuhan uang jajan anak-anaknya tidak cukup Rp30.000 per anak. Namun ia membantah menyuruh anaknya menjadi pemulung di Solo untuk membantunya mencari uang.

Baca Juga: Bocah Pemulung Di Nusukan Ternyata Adik Bagas Pencari Rongsok di Klewer

“Jenenge bocah, aku mboten ngakon golek duit, lha jajane mboten cukup Rp30.000 cah setunggal, lha jarene kula ngakon golek duit, wong kula boten pernah njaluk duit e bocah,” ungkapnya.

Ani juga menceritakan saat Bagas dan Risky masuk koran, seketika itu bantuan datang termasuk dari Kapolsek Banjarsari. Ani mengaku kaget saat kali pertama anaknya, Bagas, diberitakan di media massa.

Sejak saat itu pun, Ani mengaku sudah melarang Bagas untuk keluar mencari rongsok. Ia sendiri yang akan mencari uang untuk membeli sepeda adik Bagas, Risky.

Baca Juga: Alhamdulillah, 2 Bocah Kakak Beradik Pemulung di Solo Bisa Sekolah!

Seperti diketahui, Bagas dan adiknya, Risky, diketahui kerap berkeliaran menjadi pemulung di Kota Solo. Bagas di Pasar Klewer sedangkan Risky di wilayah Nusukan. Bagas yang kini berusia 10 tahun dan Risky tujuh tahun belum pernah mengenyam pendidikan di sekolah.

Sejak informasi mengenai keberadaan mereka mencuat di media massa, petugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Solo mendatangi mereka untuk difasilitasi. Begitu juga dari Boyolali karena Ani ternyata tercatat sebagai warga Boyolali.

DPPPA Boyolali sudah menawari Ani agar membawa anak-anaknya pulang di Boyolali dan akan dibantu disekolahkan. Namun, Ani menolak. Bagas dan adiknya pun akhirnya didaftarkan ke SD di Gilingan, Solo.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode