[x] close
top ear
Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (30/3/2020). (Antara-Aditya Pradana Putra)
  • SOLOPOS.COM
    Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (30/3/2020). (Antara-Aditya Pradana Putra)

2.738 Kasus Positif Corona di Indonesia, 50% Ada di Jakarta

Sebanyak 50% dari jumlah kasus positif virus corona di Indonesia ada di DKI Jakarta.
Diterbitkan Selasa, 7/04/2020 - 17:17 WIB
oleh Solopos.com/Adib Muttaqin Asfar
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus positif virus corona (Covid-19) tertinggi, bahkan kini mencapai 50% dari total kasus di Indonesia. Dari total 2.738 kasus Covid-19 di Indonesia, 1.369 di antaranya ada di Jakarta.

Catatan total kasus pada Selasa (7/4/2020) ini juga menunjukkan penambahan kasus didominasi oleh DKI Jakarta. Hari ini, ada 135 kasus baru. Dalam tiga hari terakhir, penambahan kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta mencapai ratusan setiap hari.

Pada Senin (6/4/2020), tambahan kasus baru positif corona di DKI Jakarta mencapai 103 kasus. Sedangkan sehari sebelumnya, Minggu (5/4/2020), tambahan kasus baru di DKI mencapai 104 kasus.

Hai Driver Ojol Jakarta, Orang Terkaya Ini Bagi Makanan Gratis Setiap Hari Untukmu

Jumlah tambahan kasus baru positif virus corona harian yang mencapai 204 kasus ini menunjukkan masih tingginya penularan di Indonesia. Jubir Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menduga ada banyak penularan Covid-19 di tengah masyarakat tanpa disadari.

"Gambaran-gambaran yang saya sampaikan beberapa hari ini menunjuukkan bahwa masih banyak penularan di luar rumah sakit. Masih ada orang sakit yang tidak merasa sakit yang menularkan ke orang lain," kata Yuri.

Jangan Mudik

PSBB DKI Jakarta Akhirnya Disetujui Menkes Terawan

Karena itu, Yuri kembali mengingatkan agar masyarakat disiplin dan mematuhi imbauan pemerintah, khususnya agar tidak mudik. Artinya, masyarakat di Jakarta dan sekitarnya diminta tidak pulang ke kampung halaman mengingat Ibu Kota menjadi episentrum kasus positif virus corona.

Selain itu masyarkat diminta berdisiplin mencuci tangan, mengenakan masker, dan menajaga jarak aman atau physical distancing.

Yuri menegaskan pentingnya masyarakat tetap tinggal di rumah. Apalagi Ibu Kota yang telah resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk menekan kasus baru positif virus corona di Jakarta. Selain itu, jumlah tambahan kasus baru positif corona di Indonesia terus menunjukkan tren meningkat.

6 April, Indonesia Catatkan Jumlah Kasus Baru Positif Covid-19 Tertinggi

"Patuhi ketentuan tidak perlu pulang kampung hari ini, kita melindungi orang-orang di kampung, kita lindungi orang tua di kampung. Dengan cara ini, kita akan dengan cepat menggentikan penularan Covid-19," tutup Yuri.


Editor : Profile Adib Muttaqin Asfar
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini