168 iLufa Luncurkan Progam Peduli Satwa TSTJ, Yuk Ikutan

iLuFa meluncurkan dua program khusus dalam rangka membantu pelestarian satwa di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Jurug Solo Zoo.
168 iLufa Luncurkan Progam Peduli Satwa TSTJ, Yuk Ikutan
SOLOPOS.COM - iLuFa luncurkan program Peduli Satwa TSTJ atau Jurug Solo Zoo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Jaringan grosir aksesori 168 iLuFa meluncurkan dua program khusus dalam rangka membantu pelestarian satwa di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Jurug Solo Zoo. Program bakal berakhir akhir September ini.

Manajer Ops 1 iLuFa, Yulitta Surjanti, mengatakan program pertama adalah penjualan aksesori headset bluetooth Inpods12 edisi spesial Bersama iLuFa Menolong Satwa. “Dari setiap penjualan produk tersebut di seluruh cabang, iLuFa mendonasikan Rp25.000 dari harga jual untuk disumbangkan kepada TSTJ. Program kedua, setiap pelanggan yang membeli aksesoris dengan nilai total Rp100.000, maka Rp10.000 dari penjualan itu juga akan didonasikan untuk TSTJ,” kata dia, Selasa (21/9/2021).

Kedua program tersebut menjadi bagian dari iLuFa Peduli, sebuah proyek tanggung jawab sosial perusahaan kepada sekitar. Yulitta menyampaikan donasi bertujuan mencukupi kebutuhan pakan satwa selama Pandemi Covid-19. Sebab, kebun binatang terbesar di Soloraya itu tidak menerima pengunjung selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: Ingat! Tempat Wisata di Boyolali Masih Belum Boleh Buka Lur

Biaya pakan untuk 400-an satwa di TSTJ atau Jurug Zoo Solo mencapai Rp330 juta per bulan. Belum lagi biaya operasional lainnya yang tak kalah besar. “Selain program peduli TSTJ, pada awal Pandemi lalu. Kami juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga kesehatan (nakes),” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, antusiasme pelanggan selama program berlangsung cukup tinggi. Dia berharap donasi dari pelanggan melalui iLuFa bisa membantu TSTJ bertahan di masa pandemi. Agar operasional Jurug Solo Zoo sebagai lembaga konservasi satwa tetap berlangsung.

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak TSTJ atau Jurug Solo Zoo. Memang sudah mulai buka pada awal pekan lalu, tapi pengunjungnya belum normal. Otomatis pendapatan TSTJ juga belum normal,” imbuh Yulitta.

Baca juga: Jurug Solo Zoo Sepi Pengunjung, Ternyata Ini Penyebabnya

Pihaknya tak menargetkan nominal dana yang dikumpulkan pada program kali ini, namun pengalaman lalu cukup besar karena cabang yang terlibat hingga Jawa Timur. Sumbangan merupakan komitmen iLuFa membantu lingkungan terdekat, salah satunya TSTJ.

“Kedua program ini berlangsung pada September, namun bisa diperpanjang apabila antusiasme konsumen tinggi. Hingga saat ini sudah banyak [terkumpul] karena kami menggalang dana untuk seluruh cabang di Soloraya, meski kami juga mempromosikan program serupa di cabang lain,” kata dia.

Manajer Pemasaran TSTJ, Nonot Harwanto, berharap bantuan dari iLuFA dapat membantu operasional Jurug Solo Zoo per bulannya. “Per bulan kami menghabiskan anggaran Rp330 jutaan untuk operasional selama Pandemi Covid-19. Kami berterimakasih sekali karena ada perusahaan yang mau membantu. Sejumlah strategi juga kami lakukan untuk tetap bertahan di masa Pandemi. Proposal bantuan ke instansi dan perusahaan untuk donasi juga sudah kami layangkan,” ucapnya.

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago