[x] close
100 Hari Kerja Mas Wali Kota
Solopos.com|kolom

100 Hari Kerja Mas Wali Kota

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin, 7 Juni 2021. Esai ini karya Krisnanda Theo Primadita, mahasiswa pascasarjana Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo hasil pemilihan kepala daerah 2020 tercatat telah menjalankan pemerintahan Kota Solo selama 100 hari terhitung pada Sabtu (5/6/2021). Dalam 100 hari itu Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa telah melaksanakan beberapa program kerja.

Program kerja seperti vaksinasi Covid-19 hingga pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebenarnya pernah ditegaskan Gibran sewaktu masih menjadi calon wali Kota Solo (Solopos, 22 /1/2021). Program kerja untuk menghadapi pandemi Covid-19 merupakan tantangan bagi pemerintahan Mas Wali Kota Gibran.

Dengan mempertimbangkan sektor-sektor yang mengalami degradasi selama pandemi, program yang diusung pemerintah harus seirama dengan protokol kesehatan. Setidaknya ada empat program yang dijalankan selama 100 hari kerja pertama masa kerja.

Pertama, yang sudah dan masih berjalan ialah vaksinasi Covid-19. Program ini penting untuk menghidupkan kembali kegiatan masyarakat pada masa new normal. Vaksinasi terlebih dahulu diberikan kepada elemen-elemen penting yang menjadi stakeholders dalam masyarakat dan pemerintahan. Selanjutnya menyasar masyarakat Kota Solo secara keseluruhan.

Kedua, program yang juga sudah terlaksana namun masih diintensifkan ialah penataan kawasan Ngarsapura. Mas Wali Kota Gibran sebagaimana diberitakan Solopos menyatakan Pemerintah Kota Solo ingin menata kawasan Ngarsapura menjadi Malioboro ala Solo. Pencanangan Malioboro ala Solo sudah pernah dilakukan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo pada periode 2005-2012, namun tidak terealisasi.

Sebenarnya istilah Malioboro ala Solo pernah tersemat bagi wilayah di luar Ngarsapura. Sewaktu Imam Soetopo menjabat Wali Kota Solo (1995-2000), kawasan Kota Barat merupakan Malioboro ala Solo. Kota Barat menjadi sentra perdagangan dan area publik paling populer pada 1997 (Solopos, 4/2/2021).

Ketiga, mengaktifkan sentra kuliner Gladak Langen Bogan (Galabo). Pemerintah Kota Solo berencana meningkatkan aktivitas di kawasan Galabo dengan mengadakan night market. Solopos pernah memberitakan Mas Wali Kota Gibran dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi menyatakan selain aktivitas kuliner akan diadakan juga pentas kesenian dan pertunjukan budaya pada malam hari di Galabo.

Keempat, yang sudah dijalankan adalah menjadikan Taman Balekambang sebagai pusat kebudayaan Jawa. Pengelola taman tersebut telah menggelar kegiatan bertajuk program Bakdan ing Balekambang selama Lebaran kemarin. Taman yang dibangun pada masa Mangkunagoro VII itu sebenarnya mulai dibuka pada awal tahun ini namun masih minim pengunjung.

Program kerja yang sudah dilaksanakan selama 100 hari pemerintahan merupakan patokan bagi kelanjutan program lain pada masa pandemic Covid-19 ini. Mas Wali Kota Gibran yang sejak awal ingin memulihkan perekonomian masyarakat Kota Solo memang sudah bekerja secara nyata.

Ia memang belum mampu mengembalikan situasi seperti sedia kala. Program yang diusung merupakan tahap awal untuk menggerakkan lagi aktivitas warga Kota Solo. Pemerintah Kota Solo masih perlu melanjutkan program-program yang sudah berjalan. Konsistensi diperlukan untuk mendukung terlaksananya tugas-tugas pemerintahan.

Program vaksinasi Covid-19 masih harus terus dilakukan mengingat belum seluruh warga Kota Solo mendapat vaksin.  Merealisasikan Malioboro ala Solo juga perlu mendapat dukungan banyak pihak. Berkaca pada 1997, Kota Barat yang sebenarnya tidak direncanakan secara khusus oleh Pemerintah Kota Solo bisa tumbuh menjadi Malioboro ala Solo (Solopos, 4/10/1997).

Kawasan yang awalnya hanya ada lima orang pedagang pada 1995 itu kemudian berkembang menjadi 30 pedagang pada 1997 dan berhasil menjadi magnet bagi warga Kota Solo dan sekitarnya. Ruas Jl. dr. Moewardi di sebelah barat Lapangan Kota Barat merupakan primadona bagi pemburu kuliner hingga memasuki abad ke-21.

Perubahan mulai terjadi ketika proyek jalan lintas atas dikerjakan. Relokasi pedagang kaki lima ke sebelah selatan Lapangan Kota Barat dilakukan Pemerintah Kota Solo pada 2017. Para pedagang kaki lima di Kota Barat itu rendananya akan dipindah lagi terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Fokus dan Konsisten

Selain program untuk mengahadapi pandemi Covid-19 yang berupa vaksinasi hingga pemulihan ekonomi masyarakat di sektor perniagaan, program untuk mendukung Kota Solo sebagai kota budaya juga perlu dilanjutkan. Dengan tetap mengusung semboyan Spirit of Java, menghidupkan perekonomian dapat dilakukan melalui sektor seni budaya karena di Kota Solo banyak seniman dan budayawan yang produktif.

Program kerja Pemerintah Kota Solo periode-periode yang lalu juga wajib dijadikan pembelajaran bagi Pemerintah Kota Solo saat ini. Dengan mempelajari kondisi dan situasi masyarakat Kota Solo, permasalahan yang muncul di lingkup paling dasar dapat dibuatkan progam kerja sebagai solusi yang efektif.

Warga Kota Solo harus aktif menyampaikan keluh-kesah mengenai permasalahan perkotaan kepada Pemerintah Kota Solo karena Mas Wali Kota Gibran telah menyediakan sarana komunikasi dengan warga sekaligus sarana menampung pengaduan warga Kota Solo melalui media sosial.

Pesan-pesan, kritik, dan aduan yang telah dibaca oleh Mas Wali Kota seyogianya digunakan untuk melancarakan program kerja dan merumuskan strategi yang solutif. Seratus hari pertama masa kerja bukanlah waktu yang cepat untuk berpuas diri terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.

Proses berikutnya menuntut fokus dan konsistensi lebih untuk mencapai tujuan bersama yang diidam-idamkan. Harapan untuk Pemerintah Kota Solo dalam mengarungi hari-hari kerja berikutnya tentu adalah terwujudnya kestabilan ekonomi dan peningkatan kesehatan warga Kota Solo.

Sangat penting membangun sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat untuk mendukung pewujudan program pemerintahan. Warga Kotya Solo harus terus mengawal, memantau, dan mengontrol pemerintah sebagai praktik baik berbangsa dan bernegara.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago