[x] close
top ear
Mobil ambulans dari RSD Covid-19 Technopark memasuki gerbang Gedung SMS Sragen untuk menjemput orang reaktif dari klaster Gowa untuk diambil swab di RSD Covid-19 Technopark Sragen, Selasa (28/4/2020). (Solopos/Tri Rahayu)
  • SOLOPOS.COM
    Mobil ambulans dari RSD Covid-19 Technopark memasuki gerbang Gedung SMS Sragen untuk menjemput orang reaktif dari klaster Gowa untuk diambil swab di RSD Covid-19 Technopark Sragen, Selasa (28/4/2020). (Solopos/Tri Rahayu)

10 Hari Positif Covid-19, Kakek-kakek 70 dan 63 Tahun Asal Sragen Sembuh

Dua kakek-kakek asal Kabupaten Sragen dinyatakan sembuh dari Covid-19 Selasa (28/4/2020), setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Moewardi Solo.
Diterbitkan Rabu, 29/04/2020 - 12:23 WIB
oleh Solopos.com/Tri Rahayu
2 menit baca

Solopos.com, SRAGEN -- Dua kakek-kakek berumur lebih dari 63 tahun yang positif Covid-19 sembuh, Selasa (28/4/2020). Mereka adalah warga Kabupaten Sragen.

Sebelumnya, mereka menjalani perawatan selama beberapa  hari di RSUD dr. Moewardi Solo. Keduanya dinyatakan positif Covid-19 sejak Sabtu (18/4/2020) atau 10 hari sebelum dinyatakan sembuh.

Kakek berumur 70 tahun adalah warga Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, sedangkan yang berumur 63 tahun merupakan warga Desa Jabung Kecamatan Plupuh, Sragen.

Super! Wanita 101 Tahun Sembuh dari Corona, Flu Spanyol, & Kanker

Mereka merupakan pasien sembuh dari infeksi virus corona kali pertama di Kabupaten Sragen. Kendati dinyatakan sembuh mereka tetap harus mengikuti peraturan pemerintah.

Bupati Sragen yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (29/4/2020), membenarkan dua kakek-kakek positif Covid-19 tersebut sembuh.

Dua kakek itu merupakan peserta Ijtima’ Ulama Dunia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) alias klaster Gowa.

Duh Positif Covid-19 Sukoharjo Tambah Lagi, 2 Orang Klaster Gowa

“Ada dua pasien positif terpapar Covid-19 yang sembuh. Mereka dari Patihan dan Jabung. Keduanya juga peserta Ijtima’ Ulama di Gowa. Sebelumnya keduanya dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo. Mereka pulang semalam [Selasa malam],” ujar Yuni.

Bupati menilai karena pihak RSUD dr. Moewardi sudah mendeklarasikan mereka boleh pulang berarti keduanya kini aman dan bebas dari isolasi mandiri. Tetapi, dua kakek positif Covid-19 yang kini sembuh itu harus tetap disiplin mentaati aturan pemerintah seperti warga lainnya.

Pandemi Covid-19 Diperkirakan Bikin Angka Kehamilan Naik di Sragen, Kok Bisa?

Positif Covid-19 Berkurang

Yuni, sapaan Bupati, menyampaikan mereka bisa menjadi inspirasi bagi pasien positif Covid-19 Sragen lainnya. “Alhamdulillah, terima kasih, mereka sudah sembuh,” imbuh dia.

10 Berita Terpopuler: Bidan Sragen Positif Covid-19 hingga Ibu Kos Usir Perawat Dilaporkan ke Polisi

Dengan sembuhnya dua pasien positif Covid-19 tersebut, maka kasus positif Covid-19 di Sragen berkurang dari 11 kasus per Senin (27/4/2020) menjadi sembilan kasus per Rabu.

Yuni berharap pasien lainnya segera menyusul kakek-kakek positif Covid-19 sembuh karena tinggal menunggu swab yang ketiga. Jika hasilnya negatif maka mereka juga ikut pulang.

Solopos Hari Ini: 99% Bus Dikandangkan

Pasien lain yang dimaksud Yuni adalah pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Ketileng, Semarang, dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen.

Mereka adalah pasien positif Covid-19 yang kini sudah lepas perawatan melalui infus. Yuni berharap mereka segera sembuh dan diperbolehkan pulang.


Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini