top ear
Tangkapan layar video pengendara motor membawa jenazah di beronjong sepeda motor di Simo, Boyolali, Kamis (29/10/2020). (Istimewa)
  • SOLOPOS.COM
    Tangkapan layar video pengendara motor membawa jenazah di beronjong sepeda motor di Simo, Boyolali, Kamis (29/10/2020). (Istimewa)

10 Berita Terpopuler : Jenazah Dibawa Pakai Motor di Boyolali

Kabar viral tentang jenazah dibawa pakai sepeda motor menjadi berita terpopuler.
Diterbitkan Jumat, 30/10/2020 - 08:33 WIB
oleh Solopos.com/Rohmah Ermawati/Bayu Jatmiko Adi
3 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Kabar tentang seorang pengendara motor tertangkap kamera warga tengah membawa benda panjang terbungkus kain jarit menyerupai jenazah di jalanan Boyolali menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (30/10/2020) pagi.

Berita terpopuler berjudul Video Viral Pengendara Motor Bawa Jenazah Di Jalanan Boyolali, Ternyata Begini Ceritanya video yang antara lain diunggah akun Instagram @info_cegatan_boyolali, Kamis (29/10/2020), itu memperlihatkan seorang pengendara motor membawa beronjong. Perekam video berada di dalam mobil di belakang motor tersebut.

Perekam video terheran-heran dengan benda panjang terbungkus kain jarit di atas beronjong sepeda motor tersebut. "Iku wong opo udu sih? Astaga! Iki uwong deh ketoke. [Itu orang atau bukan sih? Astaga! Itu orang deh kayaknya," celetuk orang yang merekam kejadian itu.

Tracing Kasus Covid-19, Lebih Dari 10.800 Sampel Swab di Boyolali Telah Diambil

Sementara itu, menurut keterangan yang Solopos.com himpun, Kamis malam, pengendara sepeda motor itu adalah warga Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Pria itu mengalami gangguan jiwa. Sedangkan benda mirip jenazah pada beronjong di sepeda motornya itu memang jenazah ibu kandungnya yang meninggal di tempat saudaranya.

Kasat Reskrim Iptu Ahmad Masdar Tohari mewakili Kapolres Boyolali membenarkan informasi tersebut. "Jadi orang yang membawa jenazah itu ada gangguan jiwa. Jenazah itu mau dimakamkan sendiri oleh anaknya. Karena warga curiga kemudian ditolong, disucikan, dan dimakamkan," katanya kepada Solopos.com, Kamis (29/10/2020).

Gibran Gagas Solo CreatifHub Untuk Berdayakan Anak Muda, Begini Programnya

Ahmad mengatakan informasi adanya jenazah yang diangkut sepeda motor itu sempat viral di media sosial. Jenazah diangkut dari Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, ke Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo.

Kejadian itu diketahui antara pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, Kamis. Pengangkut jenazah itu bernama Sutejo, 50. Sedangkan ibunya yang telah meninggal dunia adalah Ginem Suharti, 80.

Suharti meninggal di rumah anak perempuannya yang bernama Sri Suyamti, 60, yang beralamat Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono. Jenazah Suharti diangkut menggunakan sepeda motor yang dipasangi beronjong di jok belakangnya.

Jenazah langsung dibawa menuju ke makam Sucen, Kedunglengkong. Warga yang melihat kemudian menyarankan agar jenazah dibawa ke rumah duka dulu untuk dimandikan. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah dimakamkan di pemakaman Sucen Timur.

Selain berita tentang jenazah di Boyolali, kabar lain seputar Wonogiri zona oranye, hajatan diperbolehkan dengan hiburan, serta kecelakaan bus Mira juga masuk daftar terpopuler pagi ini.

Berikut 10 berita terpopuler di Solopos.com 24 jam terakhir hingga Jumat pagi ini:

Video Viral Pengendara Motor Bawa Jenazah Di Jalanan Boyolali, Ternyata Begini Ceritanya

Kabupaten Wonogiri Kembali ke Zona Oranye, Bagaimana Nasib Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka?

Akhirnya! Warga Wonogiri Boleh Gelar Hajatan Plus Hiburan Lagi

Gagal Nyalip, Bus Mira Seruduk Truk hingga Terperosok ke Sawah

Cawali Solo Bagyo Wahyono Nunggak Tagihan PDAM Rp25 juta Gegara 33 Bulan Tak Membayar

Hajatan dengan Hiburan Boleh Digelar di Wonogiri, Begini Ketentuannya

Tipu dan Kuras Duit Pacar di Solo hingga Ratusan Juta, Warga Tangsel Dibui

Demo di Solo Kecam Karikatur Nabi Muhammad, Massa Tempel Foto Presiden Prancis di Aspal

21 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Klaten dalam Sehari, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 Kota Solo Tambah 40 Kasus Lagi, 29 Dari Hasil Tracing


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini