1 Pasien Covid-19 Grobogan Meninggal Dunia di Semarang

Sempat dirawat selama beberapa hari di RS Telogorejo, Semarang, satu pasien positif Covid-19 dari Grobogan meninggal dunia.
1 Pasien Covid-19 Grobogan Meninggal Dunia di Semarang
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasien. (Freepik)

Solopos.com, GROBOGAN – Sempat dirawat selama beberapa hari di RS Telogorejo, Semarang, satu pasien positif Covid-19 dari Grobogan meninggal dunia. Pasien positif terjangkit virus corona jenis baru itu berinisial MT, 62, dari Curug, Kecamatan Tegowanu.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan, Endang Sulistyoningsih, Kamis (25/6/2020). “Pasien positif Covid-19 dari Tegowanu tersebut sebelum meninggal dunia, sempat menjalani perawatan di RS Telogorejo, Semarang,” kata dia.

Profil 13 Manajer Investasi Tersangka Korupsi Jiwasraya: Ada MNC Sampai Sinarmas

Pasien meninggal tersebut merupakan satu dari lima orang Grobogan yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 pada Senin (15/6/2020) lalu. MT, adalah salah satu pasien positif berdasar hasil uji swab di RS Telogorejo. Untuk pasien lainnya saat ini masih menjalani perawatan.

Perinciannya, dua orang di Rumah Sakit [RS] KRMT Wongsonegoro (Ketileng) Kota Semarang dan dua lainnya di RS Ki Getas Pendowo, Kecamatan Gubug. Mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan, menurut Endang tidak ada penambahan atau nol kasus positif.

Disebut Benny Tjokro Terlibat Korupsi Jiwasraya, Bakrie Group Diincar Kejakgung

Meski demikian, kabar pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di RS Telogorejo, Semarang, menjadi kabar buruk hari ini. “Sehingga untuk saat ini hingga Kamis, total kasus positif Covid-19 di Grobogan ada 75 orang. Rinciannya, 24 orang sembuh, 37 orang masih dirawat, kemudian pasien meninggal tambah satu sehingga total 14 orang meninggal dunia,” kata Endang.

Endang berharap dari Grobogan tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 dan kasus pasien meninggal dunia. Karena melihat dari kejadian beberapa hari sebelumnya. Setelah satu atau dua hari nol kasus, tiba-tiba jumlah kasus positif Covid-19 langsung melonjak.

Peta 112 Daerah Zona Hijau Covid-19, Wonogiri dan Pekalongan Masuk

Data Covid-19 Grobogan (corona.grobogan.go.id)

Lonjakan Kasus

Dari catatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Grobogan, penambahan jumlah kasus positif cukup siginifikan sejak Senin (9/6/2020) hingga Rabu (24/6/2020). Dalam rentang waktu tersebut, ada penambahan 52 kasus positif di Grobogan.

Penambahan pasien positif Covid-19 tersebut, katanya, tak lepas dari upaya Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Grobogan melaksanakan rapid test massal. Baik itu terkait hasil pelacakan dari kontak erat pasien positif maupun dari kegiatan di tempat publik.

PPDB Jateng: SMA di Solo Kebanjiran Berkas SKD, Terbanyak SMAN 4

Seperti pelaksanaan rapid test massal di Pasar Purwodadi, di Luwes Purwodadi, dan Surya Laksana Purwodadi. Demikian juga di lokasi perusahaan asing di Kecamatan Wirosari dan di tempat di mana pasien positif Covid-19 ditemukan.

“Dari pelaksanaan tersebut banyak ditemukan yang reaktif dari hasil rapid test. Kemudian ditindaklanjuti dengan hasil uji swab dan ada yang hasilnya dinyatakan positif. Untuk pasien positif langsung dirawat di ruang isolasi untuk proses penyembuhan,” pungkas Endang.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago