top ear
Simulasi penanganan virus corona di Bandara Adi Soemarmo, Jumat (7/2/2020). (Istimewa/PT AP I Bandara Adi Soemarmo Solo)
  • SOLOPOS.COM
    Simulasi penanganan virus corona di Bandara Adi Soemarmo, Jumat (7/2/2020). (Istimewa/PT AP I Bandara Adi Soemarmo Solo)

1 Lagi Pasien Positif Corona di RSUD Moewardi Solo Meninggal Dunia

Satu lagi pasien positif corona meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo.
Diterbitkan Selasa, 24/03/2020 - 21:29 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata/Adib Muttaqin Asfar
3 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Ada tambahan satu pasien positif virus corona yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo yang meninggal dunia.

Dari pantauan Solopos.com pada situs resmi Corona Pemprov Jateng, corona.jatengprov.go.id, Selasa (24/3/2020) malam, jumlah pasien positif corona yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo menjadi tiga orang.

Sehingga total pasien positif corona yang meninggal di Jateng sebanyak 4 orang yaitu 3 di Solo dan 1 di Semarang. Khusus di Solo, ada satu pasien lainnya asal Grogol, Sukoharjo yang meninggal sebelumnya, namun statusnya adalah suspect, jadi belum diketahui apakah positif atau negatif corona.

Sebelumnya, pada Selasa siang, situs itu masih menyebutkan 3 pasien meninggal yaitu 2 orang di Solo dan 1 di Semarang. Kemudian pada Selasa malam data berubah menjadi 4 orang dengan ada penambahan pasien meninggal di RSUD dr. Moewardi Solo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait asal usul pasien positif virus corona yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo itu.

Dengan ada penambahan data tersebut, total pasien positif corona yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo menjadi tiga orang.

Kaum Boro Wonogiri Mudik ke Kampung Halaman di Tengah Isu Corona

Total jumlah pasien positif virus corona yang meninggal di Jawa Tengah kini menjadi empat orang. Tiga di RSUD Dr Moewardi Solo dan satu lainnya di RSUD Dr Kariadi Semarang.

Heboh! Mayat Wanita Misterius Mengambang di Kali Jongkang Tasikmadu Karanganyar

Sebelumnya, dua pasien positif corona di RSUD Dr Moewardi Solo yang meninggal dunia terkait klaster seminar di Bogor 25-28 Februari 2020.

UN 2020 Dihapus, Mayoritas Siswa SMK Sudah Mangkir Ujian Pekan Lalu

Pasien pertama adalah laki-laki 59 tahun warga Semanggi, Pasar Kliwon yang meninggal dunia pada Rabu (12/3/2020) lalu.

Pasien kedua dalah perempuan 49 tahun warga, Tawangrejo, Jatipurno, Wonogiri, yang meninggal pada Selasa (17/3/2020). Dia juga ikut dalam rombongan ke seminar Bogor.

Perempuan Penderita Diabetes Tiba-Tiba Lemas dan Meninggal di Musala SPBU Nglangon Sragen

Belum diketahui siapa pasien ketiga yang meninggal dunia, apakah termasuk klaster seminar Bogor atau pasien lainnya. Saat ini, ada 4 pasien yang dirawat di RSUD Dr Moewardi.

Berikut daftar pasien virus corona di RSUD Moewardi, 2 di antaranya sudah meninggal dunia sebelum kematian ketiga.

Peneliti Sebut Golongan Darah O Lebih Kebal Virus Corona

1. P1 (meninggal): laki-laki, 59, Semanggi-Pasar Kliwon --> klaster Bogor
2. P2 (Dirawat): laki-laki, 58, Kadipiro, (tinggal di Mojosongo, Jebres) --> klaster Bogor
3. P3 (meninggal): perempuan, 49, Tawangrejo-Jatipurno-Wonogiri --> klaster Bogor
4. P4 (tur guide asal Bali): laki-laki warga Bali ada pekerjaan di Solo --> klaster belum diketahui
5. P5 (Istri P2): perempuan yang tinggal di Mojosongo, Jebres, Solo
6. P6 asal Grogol, Sukoharjo (diumumkan positif, karyawan perusahaan leasing yang ikut outbound di Semarang dan terkait kasus positif corona di Banyumas)

19 Kasus Positif

Sementara itu, hingga Selasa (24/3/2020) sore, total pasien positif virus corona di Solo ada enam orang. Di Solo juga terdapat 69 orang dalam pemantauan (ODP) dan 22 pasien dalam pengawasan (PDP) corona.

Total kasus virus corona di Jateng adalah 19 orang yang tersebar di berbagai wilayah.

ODP Virus Corona Solo Melonjak Tajam Jadi 2.795 Orang, Ini Penyebabnya

Sebanyak 15 orang menjalani isolasi masing-masing tiga di RSUD Dr Moewardi Solo, lima di RSUD Dr Kariadi Semarang, satu di RSUD Tidar Magelang, tiga di RS Telogorejo Semarang, satu di RS Wongso Negoro Semarang, satu di RSUD Kraton Pekalongan, dan satu di RS Margono Purwokerto.

Motif Pria Karanganyar Tega Jual Istri untuk Layanan Foursome

Secara nasional ada penambahan kasus corona baru di Tanah Air. Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan 107 orang yang terinfeksi corona per Selasa (24/3/2020) sehingga total orang terinfeksi adalah 686 orang.

Kronologi Warga Sukoharjo Positif Virus Corona, Bermula dari Outbond

"Dari kajian data yang kita dapat dari 23 Maret 2020, 12.00 WIB hingga hari ini 24 Maret, 12.00 WIB. Ada penambahan kasus baru konfirmasi positif sebanyak 107 kasus sehingga total ada 686 kasus positif. Ini adalah angka akumulasi sejak dari awal pemeriksaan. Tidak ada penambahan kasus sembuh. Ada penambahan kasus meninggal sebanyak 7 orang sehingga kasus meninggal 55," kata lelaki yang akrab disapa Yuri ini saat konferensi pers, Selasa (24/3/2020).

UPDATE Berita Terbaru Virus Corona di Solo

Lihat Peta Sebaran Virus Corona Jateng di Sini!

Editor : Profile Adib Muttaqin Asfar
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait