1 Kasus Omicron Ditemukan di Madiun: Seorang TKI Pulang dari Hong Kong

Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengungkapkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di wilayahnya.
SHARE
1 Kasus Omicron Ditemukan di Madiun: Seorang TKI Pulang dari Hong Kong
SOLOPOS.COM - Ilustrasi varian baru Covid-19, Omicron. (Freepik.com)

Solopos.com, MADIUN — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengungkapkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di wilayah setempat, yakni seorang perempuan dari Kecamatan Dagangan. Perempuan itu merupakan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengatakan warga Dagangan berusia 25 tahun yang terdeteksi positif Covid-19 Omicron ini mempunyai riwayat bepergian dari luar negeri yakni Hong Kong.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Menurut Anies, sebenarnya perempuan ini sudah menjalani isolasi di Wisma Atlet Jakarta selama 14 hari saat datang ke Indonesia. “Kemudian saat mau pulang menjalani PCR dan hasilnya negatif. Akhirnya pulang,” kata dia, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Vaksin Booster di Kabupaten Madiun Diberikan Pekan Depan, Jenis Pfizer

Anies menuturkan perempuan itu pulang Madiun karena untuk mengurus pernikahannya. Saat mau mengurus pernikahan dilakukan rapid test antigen. Ternyata hasilnya positif Covid-19. Selanjutnya, pasien tersebut dibawa ke RSUD Dolopo untuk dilakukan isolasi.

“Kan saat ini kalau mau nikah diwajibkan antigen. Ternyata positif. Karena ada riwayat dari luar negeri. Akhirnya kami menghubungi pihak rumah sakit untuk dilakukan isolasi,” jelasnya.

Sesampainya di rumah sakit, pasien langsung dilakukan PCR yang hasilnya positif. Kemudian dilanjutkan tes Whole Genome Sequencing (WGS), dan hasilnya menyatakan pasien positif Omicron.

Baca juga: Polisi Tetapkan Terduga Pelaku Tendang Sesajen di Semeru Jadi Tersangka

Anies membeberkan pasien tersebut mengalami gejala ringan dengan kondisi pilek. Saat ini, pasien itu menjalani isolasi di RSUD Dolopo.

Lebih lanjut, dia mengatakan  pihaknya juga telah melakukan tracing terkait kasus ini. Ada 18 orang yang diperiksa dan dua di antaranya dinyatakan suspek. Kedua orang itu adalah ibu pasien dan calon suami pasien.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago