JIBIPhoto
Warga memasukan surat suara saat mengikuti pencoblosan di TPS 13, Perumahan Margosari, Desa Puro, Karangmalang, Sragen, Rabu (6/12/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Bursa Botohan Hari H Pilkades Sragen Tembus Rp1 Miliar Lebih

Perolehan Suara

HR juga memprediksi selisih perolehan suara antara Siswanto dan Kusyanto di Jetak mencapai 400-an suara. Data perolehan suara sementara dari Bagian Pemerintahan Desa Setda Sragen menyebutkan Kusyanto mendapat 1.910 suara dan Siswanto mendapat 2.384 suara atau selisih 474 suara. Prediksi botoh untuk perolehan suara Desa Jetak benar.

“Pemetaan suara di pilkades lebih sulit daripada di pemilihan bupati, gubernur, dan presiden. Di pilkades, satu orang bisa berubah pilihan dalam hitungan menit karena semua calon berebut suara. Kalau pemilihan bupati ke atas tidak sampai seperti itu,” ujarnya. (Baca: Botoh Bermain Miliaran Rupiah Berputar di Desa Ini)

Selama pencoblosan sempat terjadi dinamika yang mengarah pada politik uang. Kanit IV Sosial Budaya Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Sragen Ipda Rudi mewakili Kasat Interkam Polres Sragen AKP Yun Iswandi dan Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mendapat laporan adanya indikasi surat suara warga diganti dengan uang Rp50.000 di Dukuh/Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Sragen. Pertukaran surat suara dan uang itu, kata dia, terungkap saat proses pencoblosan.

“Pemilih surat suara datang ke TPS [tempat pemungutan suara] tetapi tidak membawa surat undangan. Saat ditanya dimana surat undangannya, pemilih itu mengaku diminta oleh warga lain dan diganti uang Rp50.000. Kasus tersebut sempat dimediasi oleh pihak panitia desa tetapi tidak ada titik temu. Akhirnya kasus itu diserahkan kepada pihak berwajib,” tuturnya.

Terpisah, Kabag Pemerintahan Desa Setda Sragen Suhariyanto mengatakan tingkat paritisipasi pemilih dalam pilkades berkisar 63,98% sampai 85%. Partisipasi pemilih terendah terjadi di Desa Ngrombo Kecamatan Plupuh dengan dua calon kepala desa yang berstatus pasangan suami istri (pasutri).

“Tingkat partisipasi tertinggi terjadi di Desa Doyong, Miri, dengan angka partisipasi mencapai 85%. Selain di Doyong, partisipasi tinggi juga di Jetak Sidoharjo. Masyarakat di dua desa itu ingin mewujudkan kedaulan rakyat dan perubahan serta kemajuan desa ke depan. Banyak kaum boro pulang kampung hanya untuk ikut coblosan,” tambahnya.

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Komentar

Menarik Lainnya

JIBIPhoto

CFD Akhir Tahun 2017 Sragen Digelar Besok, Ini Rangkaian Acaranya

JIBIPhoto

Siap-Siap! Moratorium PNS Dicabut, Pemkab Sragen Usulkan 2.237 Lowongan CPNS

JIBIPhoto

PILKADES SRAGEN
Petahana Unggul di 5 Desa

JIBIPhoto

Nenek Saliyem Jalan Kaki 1 Km Demi Beli Sembako Murah di Sumberlawang Sragen

JIBIPhoto

PILKADES SRAGEN
Bupati Curiga Ada Politik Transaksional Cakades Bernilai Miliran Rupiah

JIBIPhoto

MUI Sragen Rekomendasikan Wisata Religi Gunung Kemukus Ditutup

JIBIPhoto

PILKADES SRAGEN
Botoh Bermain, Miliaran Rupiah Berputar di 3 Desa Ini