senin 5 juni
JIBIPhoto

16 Papan Reklame di Sleman Bakal Ditertibkan

Setidaknya ada 16 titik papan reklame di seluruh wilayah Sleman yang dinilai melanggar aturan

Solopos.com, SLEMAN-Setidaknya ada 16 titik papan reklame di seluruh wilayah Sleman yang dinilai melanggar aturan karena berada di median jalan. Sejumlah reklame tersebut sedianya akan ditertibkan oleh Satpol PP Sleman dalam kurun waktu 1 bulan ini.

Kepala Seksi Penegakan Satpol PP Sleman, Supriyanto menyatakan 16 reklame tersebut tersebar di beberapa tempat. “Kita fokus pada pelanggaran reklame yang di median jalan, target kita akan ditertibkan satu bulan ini,” ujarnya pada Sabtu (17/6/2017).

Konten papan reklame yang melanggar tersebut akan diganti dari pemerintah daerah yang berisikan inforasi terkait pelanggaran penyelenggaran papan tersebut. Karena itu, ia meminta pemilik dan penyelenggara papan reklame tersebut bisa menertibkan sendiri papan reklamenya sebelum ditertibkan oleh petugas.

Kepala Satpol PP Sleman, Heri Sutopo mengatakan penyelengaraan papan reklame telahd iatur dalam Perda Nomor 14/2003 tentang Izin Reklame dan Perbup Nomor 53/2015 tentang Penyelenggaraan Reklamen.

Menurutnya, media iklan tersebut telah diatur sedemikian rupa dalam regulasi itu termasuk soal tinggi dan lokasinya. Disebutkan jika papan reklame yang dipasang harus dengan tinggi 5 meter, tidak boleh menjorok horizontal, dan tidak berada di median jalan.

Pada malam sebelumnya, Satpol PP bersama Damkar Sleman juga telah menertibkan 5 titik baliho papan reklame yang berada di ruas Jalan Affandi, Depok.

Reklame tersebut berada di median jalan dan telah diberikan peringatan hingga 3 kali sebelumnya. Heri menyebutkan 5 titik tersebut antara lain di depan Hotel Yellow Star, depan SMA 3 Maret, depan Auditorium Universitas Sanata Dharma, depan Hotel Jogjakarta Plaza, dan depan Auditorium RRI.

Peringatan sebelumnya berisikan permintaan agar pemilik papan reklame menertibkan sendiri namun tidak digubrik. Berikutnya, Satpol PP akan melakukan pemanggilan kepada pemilik papan reklame terkait pelanggaran yang dilakukan.

lowongan kerja
lowongan kerja Penerbit Ziyad, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Komentar